Cara Cuci Tangan yang Benar Ala WHO

Bukan hand sanitizer mahal atau alkohol spray mewah, mencuci tangan dengan sabun lah yang menjadi senjata aktif paling efektif dalam mencegah penularan virus corona. Itu karena virus corona menyebar dari manusia ke manusia lainnya melalui droplet, atau butiran air yang keluar dari mulut. Berikut akan dijelaskan cara cuci tangan yang benar menurut WHO.

Ketika kita menyentuh ganggang pintu, memencet tombol lift, atau berjabat tangan, secara tidak sadar kita telah memindahkan “sebagian” bakteri dan kuman dari benda asing ke tangan kita. Menurut penelitian, rata-rata orang dewasa bisa menyentuh muka dengan tangannya sebanyak 16 kali dalam satu jam. Sedangkan virus corona bisa bertahan di permukaan tangan kita lebih dari tiga jam. Oleh sebab itu, tangan menjadi gerbang awal penularan virus ini melalui cara yang sangat sederhana, dan kita bisa jadi tidak menyadarinya.

Sejak awal masa pandemi COVID-19, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyarankan setiap orang untuk rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir guna mencegah persebaran virus corona. Proses ini bahkan lebih efektif dari pada penggunaan hand sanitizer.

Menurut WHO, kegiatan mencuci tangan dengan sabun yang dapat membersihkan tangan secara menyeluruh hanya menghabiskan waktu 20 hingga 30 detik. WHO sendiri juga telah mempromosikan 8 langkah sederhana ketika mencuci tangan guna mencegah infeksi virus khususnya saat pandemi seperti saat ini.

Cara Cuci Tangan yang Benar Ala WHO

Berikut prosedur yang direkomendasikan oleh WHO:

  1. Alirkan air bersih ke kedua tangan dan kemudian tuangkan sabun cair atau produk sabun lain dengan jumlah secukupnya.
  2. Tangkupkan, atau pertemukan kedua telapak tangan yang sudah diolesi sabun, kemudian gosokkan hingga sabun merata.
  3. Letakkan telapak tangan kanan di atas punggung tangan kiri dengan jari-jari yang saling terjalin guna membersihkan celah-celah jari. Lakukan sebaliknya dengan tangan kiri di atas tangan kanan.
  4. Letakkan telapak tangan kanan ke telapak tangan kiri dengan jari saling terkait dan gerakkan secara lembut.
  5. Tangan kanan dan kiri saling menggenggam dengan jari saling bertautan agar sabun mengenai kuku dan pangkal jari untuk kebersihan yang lebih lanjut.
  6. Gosok ibu jari kanan dengan tangan kiri, dan gosok ibu jari kiri dengan tangan kanan.
  7. Gosok jari-jari tangan kiri yang tergenggam di telapak tangan kanan, dan sebaliknya.
  8. Terakhir, cukup keringkan tangan, sehingga tangan sudah aman dari virus
Baca Juga :  Simak 7 Hal Yang Membatalkan Puasa Ini untuk Puasamu yang Sempurna

Perlu diketahui bahwa tiap langkah cuci tangan tersebut sangat bergantung pada adanya air bersih yang mengalir dan sabun cuci tangan. Jika tidak ada air mengalir, jangan menggunakan air menggenang karena kubangan air justru menjadi tempat bakteri berkumpul. Selain itu, sabun secara efektif dapat menghancurkan virus corona karena kandungan hidrofobiknya. Bagian ini akan merusak dinding virus yang berupa senyawa lipid. Sehingga jika kita tidak menemukan sabun, mencuci tangan dengan air mengalir saja tidak akan cukup.

Dalam kondisi tertentu seperti saat bepergian sehingga tidak dapat menemukan air mengalir dan sabun untuk membersihkan tangan, penggunaan hand sanitizer atau alkohol spray bisa menjadi alternatif yang cukup aman. Menurut Pusat Pencegahan dan Kontrol Penyakit (CDC), hand sanitizer yang dapat digunakan untuk membunuh virus corona harus memiliki kandungan alkohol antara 60-80% per volumenya.

Meskipun dirasa praktis, penggunaan hand sanitizer tidak dapat menggantikan proses mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun karena tidak dapat menghilangkan semua jenis kuman. Selain itu, hand sanitizer juga tidak dapat menghilangkan kotoran serta minyak yang menempel di tangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *