Tetap Aman, Ini Cara Membuat Masker Kain yang Direkomendasikan

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda meredanya wabah COVID-19 di Indonesia. Angka penularan dan jumlah korban meninggal pun masih menunjukkan kenaikan. Oleh sebab itu, pada tanggal 5 April 2020 yang lalu, pemerintah mencanangkan program masker untuk semua demi terciptanya lingkungan yang kondusif. Kemudian, demi menjaga stok masker di pasaran, masyarakat pun dianjurkan untuk menggunakan masker berbahan dasar kain. Oleh sebab itu, informasi mengenai cara membuat masker kain akan sangat berguna untuk kamu.

Benarkah kita perlu memakai masker?

Beberapa minggu yang lalu, sangat santer diberitakan bahwa masker itu hanya efektif digunakan oleh orang yang sedang sakit. Bagi yang sedang sehat, penggunaan masker tidak ada gunanya. Memang benar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) tidak menyarankan masyarakat umum untuk mengenakan masker.

Namun berbagai penelitian terkini dan hasil studi lapangan secara langsung menyatakan bahwa masker merupakan alat pelindung diri (APD) yang sangat penting dan wajib dikenakan untuk semua orang yang sedang beraktivitas di luar rumah. Hal tersebut dikarenakan panjang dan beragamnya masa inkubasi corona virus, serta munculnya pasien positif COVID-19 yang tidak menunjukkan gejala apa pun (Pasien asymptomatic dan presymptomatic). Kondisi ini membuat kita tidak bisa mengetahui orang-orang yang sudah terinfeksi, sehingga penularannya semakin mengerikan. Persis seperti yang kini dialami oleh Amerika Serikat dan beberapa negara di Eropa.

Masker apa yang direkomendasikan?

Perlu diketahui bahwa coronavirus dapat menginfeksi seseorang saat masuknya droplet (percikan cairan tubuh) dengan kontaminasi virus ke dalam tubuh melalui mulut atau hidung. Meskipun berdiameter cukup kecil (0,05-0,3 mikron), untungnya virus ini tidak menular melalui udara.

Baca Juga :  4 Situs dan Aplikasi Gratis Terbaik Untuk Membuat Kartu Ucapan Idul Fitri 2020

Sehingga dapat disimpulkan bahwa masker kain sudah cukup efektif mencegah penularan karena fungsinya yang menahan droplet agar tidak keluar dari mulut pengguna. Namun ingat, efektivitas penggunaan masker sangat bergantung pada aktivitas penggunanya. Sebagai contoh, masker kain hanya dianjurkan untuk masyarakat umum yang sehat. Sedangkan petugas medis umum atau masyarakat yang merasa sakit harus memakai minimal masker bedah. Untuk petugas kesehatan yang khusus menangani kasus COVID-19 dan peneliti virus wajib menggunakan masker minimal dengan jenis N95 dan 3M Facepiece Respiratory Mask.

Kain apa yang bisa digunakan untuk masker yang aman?

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di University of Cambridge, kain berbahan katun adalah jenis kain paling efektif untuk menyaring droplet. Selain itu, kain jenis iniĀ  cukup nyaman untuk kulit. Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa kain sutra adalah kain dengan kualitas penyaringan terburuk, sehingga patut dihindari.

Bagaimana cara membuat masker kain di rumah?

Cukup sederhana. Pertama, kamu harus pastikan bahwa kamu sudah memiliki kain berbahan katun dengan ukuran kira-kira tiga kali panjang dagu bawah sampai hidungmu. Dengan peralatan sederhana seperti jarum, benang, gunting, dan tali sepatu atau tali lainnya, kamu bisa memulai produksi masker kain yang aman dan efektif.

Berikut cara membuat masker kain corona:

  1. Sterilkan kain katun dengan cara mencuci dengan sabun dan dikeringkan di tempat yang bersih.
  2. Pastikan meja dan tangan bersih. Langkah ini sangat penting, apalagi jika kamu ingin mendonasikan masker ini kepada masyarakat sekitar.
  3. Ukur dan potong kain menjadi dua lembar dengan ukuran kira-kira 30×15 cm.
  4. Jika memungkinkan, bedakan pola bagian depan dan belakang agar masker tidak mudah terbalik.
  5. Tumpuk dua kain tersebut dan jahit bagian belakang kain yang telah menghadap ke depan, kemudian jahit setiap sisi lapisan, kecuali bagian atas hingga benar-benar menyatu.
  6. Selipkan kain atau filter kopi di bagian tengah sebagai bahan tambah filter jika dibutuhkan.
  7. Sisakan sedikit ruang pada ujung kain untuk menyelipkan tali sepatu atau tali lainnya yang telah disediakan.
  8. Selipkan tali tersebut di bagian sisi kain, kemudian jahit seluruh lapisan kain secara backstitch atau dengan jahitan berulang agar masker semakin kuat.
  9. Masker kainmu, siap digunakan
Baca Juga :  5 Harga Genset Murah Jenis Honda yang Perlu Anda Ketahui

Jadikan masker kainmu lebih efektif!

Untuk meningkatkan efektivitas penyaringan dan menekan penularan COVID-19, perlu diingat bahwa masker kain ini hanya sebagai metode pembantu dan dapat dikenakan oleh masyarakat yang sehat. Dalam pemakaiannya pastikan bahwa mulut, hidung, dan dagu tertutup sepenuhnya. Karena masker kain dapat dicuci, pemakaian maksimal adalah 1 hari. Jangan lupa untuk membuang dan mengganti masker jika warnanya sudah berubah.

Selain penggunaan masker kain, ada hal-hal penting lainnya agar kamu bisa ikut mencegah persebaran virus corona. Rajin cuci tangan dengan sabun dan physical distancing tetap menjadi kunci utama dalam keadaan ini. Jadi, sebisa mungkin tetap #dirumahaja ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *